Konsolidasi Laporan Keuangan 2025, MA Perkuat Akuntabilitas Korwil Riau

konsolidasi menjadi fase krusial dalam menjaga kualitas laporan serta mempertahankan opini WTP yang telah diraih Mahkamah Agung sebanyak 13 kali berturut-turut.
Foto Bersama setelah Kegiatan Konsolidasi penyusunan laporan keuangan Tahun 2025 | Dok. Biro Keuangan MA
Foto Bersama setelah Kegiatan Konsolidasi penyusunan laporan keuangan Tahun 2025 | Dok. Biro Keuangan MA

Pekanbaru, MARINews. Mahkamah Agung memiliki komitmen besar untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Hal tersebut salah satunya diejawantahkan dalam memberikan pendampingan langsung ke daerah dalam membuat Laporan keuangan. Untuk itu, bersama Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pekanbaru selaku Koordinator Wilayah (Korwil) Riau, Biro Keuangan Mahkamah Agung Republik Indonesia melaksanakan Konsolidasi Penyusunan Laporan Keuangan Tahun 2025, yang digelar selama tiga hari, 2–4 Februari 2026, di Aula PTA Pekanbaru.

Kegiatan ini diikuti oleh para sekretaris dan operator keuangan dari 26 satuan kerja tiga lingkungan peradilan se-Riau Daratan, meliputi Peradilan Agama, Peradilan Umum, dan Peradilan Tata Usaha Negara.

Konsolidasi ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi, memverifikasi data, sekaligus memastikan kepatuhan pelaporan keuangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PTA Pekanbaru Dr. H. M. Sutomo, S.H., M.H., dengan dihadiri jajaran pimpinan PTA Pekanbaru serta Tim Asistensi Biro Keuangan Mahkamah Agung RI yang dipimpin Kepala Subbagian Akuntansi II Nugroho Urip Widodo, bersama Fadhli Setianto dan Hendro Prio Sasongko.

Sekretaris PTA Pekanbaru Dr. Mukti Ali, S.Ag., M.H. dalam sambutannya menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan manajemen peradilan yang transparan dan profesional.

Menurutnya, kualitas laporan keuangan sangat ditentukan oleh perencanaan anggaran, pelaksanaan yang tertib, serta penataan aset yang dikelola oleh sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas.

Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan Korwil PTA Pekanbaru meraih predikat Korwil Terbaik Pagu Sedang pada tahun sebelumnya tidak lepas dari sinergi yang kuat antara satuan kerja, Korwil, dan tim asistensi Mahkamah Agung. “Melalui forum ini, seluruh kendala yang dihadapi satker diharapkan dapat ditemukan solusi terbaiknya,” ujarnya.

Sementara itu, Nugroho Urip Widodo menekankan pentingnya ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan dan PIPK. Ia mengingatkan bahwa konsolidasi menjadi fase krusial dalam menjaga kualitas laporan serta mempertahankan opini WTP yang telah diraih Mahkamah Agung sebanyak 13 kali berturut-turut.

Ketua PTA Pekanbaru dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan konsoliadasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wujud komitmen bersama dalam menjaga akuntabilitas dan tertib pengelolaan keuangan negara.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan asistensi teknis, dengan harapan menghasilkan laporan keuangan yang akurat, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan, sejalan dengan semangat Korwil Riau “PATEN” yang berarti Profesional, Akuntabel,Terdepan, Efesien, No KKN”.