Melalui ulasan yang sistematis dan kaya pengalaman praktis, buku ini menawarkan perspektif baru tentang pentingnya peran aktif hakim dalam mewujudkan keadilan yang tidak hanya prosedural, tetapi juga substansial.
Dipimpin Nani Wartabone, peristiwa patriotik ini menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme dan keberanian melawan penjajahan telah tumbuh kuat di daerah jauh sebelum Indonesia berdiri sebagai negara merdeka.
Melalui kisah wanita berdosa yang terpikat oleh kasih Yesus, tulisan ini mengajak pembaca merenungi kuasa pengampunan dan cinta Ilahi yang menghidupkan kembali harapan manusia.
Tulisan ini mengajak pembaca merenungkan panggilan terdalam manusia: memuji dan memuliakan Tuhan dalam setiap peristiwa hidup, terutama melalui kepedulian pada sesama yang lemah dan terpinggirkan.
Melalui transformasi filosofi salat, peradilan diharapkan tidak sekadar menjadi institusi hukum, tetapi ruang menghadirkan cahaya keadilan yang bersumber dari ketundukan kepada Tuhan.
Kesekretariatan di pengadilan sering kali tidak berada di garis depan proses persidangan, namun kontribusinya sangat menentukan keberlangsungan dan kualitas penyelenggaraan peradilan.
Dari waterlooplein peninggalan Hindia Belanda hingga berdirinya Monumen Pembebasan Irian Barat, kawasan ini merekam berbagai peristiwa penting yang membentuk identitas ibukota.
Persidangan pun tak bisa dilanjutkan. Para pencari keadilan yang sudah hadir, yang mungkin sudah menunggu berminggu-minggu untuk hari itu, harus pulang dengan tangan hampa.
Buku Dari Aristoteles Hingga Al-Ghazali: Filsafat Untuk Berpikir Kritis karya Alfa Amorrista menghadirkan filsafat dengan pendekatan yang ringan, praktis, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.