MARINEWS, Jakarta — Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia terus mengambil langkah proaktif dalam mewujudkan peradilan yang agung dan terpercaya. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut tercermin melalui pertemuan strategis antara pimpinan Mahkamah Agung dengan rombongan pengurus Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga (IKA FH UNAIR) di Kantor MA, Jakarta, pada Selasa, (09/06).
Dalam audiensi tersebut, jajaran pimpinan Mahkamah Agung hadir secara langsung untuk berdiskusi. Pertemuan ini dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto, yang didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Non-Yudisial Dwiarso Budi Santiarto, Wakil Ketua Bidang Yudisial Suharto, Hakim Agung Sutarjo dan Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi Ansori.
Sementara itu, dari pihak IKA FH UNAIR dihadiri oleh Ketua IKA FH UNAIR Syaiful Ma'arif dan rombongan.
Ketua Mahkamah Agung menyambut baik inisiatif pengurus IKA FH UNAIR dalam membangun jembatan komunikasi yang solid dengan institusi penegak hukum. Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi organisatoris, melainkan sebuah ruang penyelarasan visi antara pemikir hukum di mimbar akademik dengan para praktisi yang berada di puncak kekuasaan kehakiman.
Dari perspektif kelembagaan, Mahkamah Agung memandang bahwa pertemuan semacam ini merupakan sarana krusial untuk memperkuat komunikasi publik mengenai komitmen teguh institusi dalam menjaga integritas para hakim. MA menyadari bahwa kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama penegakan hukum. Oleh karenanya, MA terus mengomunikasikan bahwa integritas aparatur peradilan senantiasa dikawal ketat melalui mekanisme pengawasan internal yang berlapis serta penegakan kode etik dan pedoman perilaku hakim yang konsisten tanpa pandang bulu.
Lebih jauh lagi, Mahkamah Agung menegaskan bahwa upaya penguatan sinergi ini tidak boleh berhenti pada tataran ikatan alumni semata. Kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai perguruan tinggi, insan media, serta pemangku kepentingan lainnya perlu untuk terus didorong dan diperluas. Keterlibatan elemen-elemen ini dinilai sangat esensial untuk mendiseminasikan informasi dan memperluas pemahaman publik terhadap berbagai program reformasi peradilan yang saat ini tengah digulirkan secara masif oleh Mahkamah Agung.
Melalui sinergi yang berkesinambungan antara lembaga peradilan, akademisi, dan media, diharapkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas sumber daya manusia di lingkungan peradilan dapat terus ditingkatkan. Kolaborasi ini pada akhirnya akan bermuara pada satu tujuan luhur yakni memberikan kepastian, keadilan, dan kemanfaatan hukum yang sejati bagi seluruh rakyat Indonesia.
Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews





