Peringatan Isra Mi’raj 2026: PT Surabaya Ajak Aparatur Jaga Disiplin Lewat Shalat

Melalui kegiatan ini, PT Surabaya mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan shalat sebagai fondasi disiplin dan integritas dalam pelaksanaan tugas.
(Foto: Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 2026 di PT Surabaya | Dok. PT Surabaya)
(Foto: Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 2026 di PT Surabaya | Dok. PT Surabaya)

Surabaya – Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 2026, bertempat di Masjid Al Hakiim di lingkungan PT Surabaya, pada Selasa (27/1).

Mulyani, Hakim Tinggi PT Surabaya dalam kesempatan tersebut mewakili Ketua PT Surabaya, menyampaikan dalam sambutannya untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj untuk menghargai nilai-nilai kedisiplinan.

“Semoga peringatan Isra Mi’raj ini memberikan dampak yang baik dalam kehidupan sehari-hari, karena intisari dari Isra Mi’raj itu sendiri adalah perintah shalat lima waktu, yang dalam pelaksanaannya terdapat nilai-nilai kedisiplinan”, ujar Mulyani.

Tema yang diangkat pada kegiatan tersebut adalah, “Isra Mi’raj sebagai penguat iman dan akhlak di tengah tantangan zaman”.

H. M. Hasanuddin, yang bertindak sebagai penceramah memberikan pesan-pesan penting bahwa Isra Mi’raj merupakan tantangan atau ujian bagi keimanan seseorang.

“Peristiwa Isra Mi’raj merupakan ujian keimanan, karena peristiwa tersebut sulit untuk dijelaskan secara logika sederhana manusia, dan hanya mampu diterima jika dilandasi keimanan”, jelas Hasanuddin.

Isra Mi’raj merupakan suatu peristiwa penting, karena pada momentum itulah Rasulullah SAW, menerima perintah untuk melaksanakan shalat lima waktu.

“Hendaknya shalat dijaga dengan sungguh-sungguh, dengan hal tersebut seseorang akan tetap terjaga akhlaknya di tengah gemerlapnya dunia”, nasihat Hasanuddin.

Pentingnya shalat, sehingga menjadi indikator diterimanya amalan ibadah lainnya. 

Peringatan Isra Mi’raj tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Hakim Tinggi dan aparatur peradilan di lingkungan PT Surabaya.