MARINews, JAKARTA – Ajang adu gagasan bergengsi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) tahun 2026 resmi memasuki babak baru.
Panitia pelaksana Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) baru saja merilis hasil seleksi administrasi yang menunjukkan ketatnya persaingan di tahun ini.
Antusiasme peserta terlihat sangat luar biasa dengan masuknya 492 naskah dari berbagai penjuru tanah air.
Namun, seleksi administrasi yang dilakukan oleh panitia terbukti menjadi "lubang jarum" yang cukup sempit.
Tercatat hanya 246 peserta atau tepat 50% dari total pendaftar yang dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan perjuangan ke tahap penilaian substansi.
Persaingan Ketat di Tiga Lini
Tingkat kelulusan di setiap kategori menunjukkan konsistensi yang unik, di mana persaingan antara kalangan profesional hukum dan masyarakat umum berada pada angka yang nyaris serupa.
Pada kategori Hakim, sebanyak 66 naskah dinyatakan lolos dari total 131 dokumen yang masuk, dengan dominasi para pengadil dari berbagai instansi seperti PA Krui, PN Jakarta Pusat, hingga PTUN Samarinda.
Sementara itu, kategori ASN Peradilan yang menjadi ajang pembuktian integritas Aparatur Peradilan yang berhasil meloloskan 76 peserta dari total 154 pendaftar.
Tidak ketinggalan, kategori Umum yang menjadi kelompok dengan minat terbanyak sukses menyaring 104 naskah terbaik dari total 207 pendaftar, yang mencakup partisipasi dari berbagai universitas bergengsi serta kalangan profesional lainnya.
Administrasi: Benteng Pertama yang Menggugurkan
Panitia mengungkapkan bahwa ketidaksesuaian dengan template yang dipersyaratkan menjadi penyebab utama kegagalan peserta, di mana sebanyak 198 naskah harus terhenti langkahnya karena poin ini.
Selain itu, keterlambatan pengiriman naskah dan kesalahan alamat tujuan email juga menjadi faktor yang cukup disayangkan bagi sebagian peserta lainnya.
Di antara daftar yang dirilis, terdapat nama-nama representatif dari berbagai satuan kerja, seperti Al Fitri (PA Kota Cimahi), Sunoto (PN Jakarta Pusat), hingga kolaborasi tim lintas wilayah seperti Joni & M. Yanis Saputra (PA Arga Makmur dan PA Lebong).
Di kategori umum, persaingan juga diwarnai oleh delegasi dari kampus-kampus besar seperti UI, UGM, Unpad, dan UIN di seluruh Indonesia.
Bagi para peserta yang telah dinyatakan lolos, tahapan ini barulah awal. Naskah-naskah mereka kini berada di meja dewan juri untuk dinilai kedalaman analisis dan orisinalitas idenya. Langkah menuju podium juara HUT Ke-73 IKAHI kini semakin dekat.
Selamat kepada para peserta yang berhasil lolos! Mari terus kawal integritas melalui literasi hukum
Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp : MARINews.





