Sotong Pangkong, Kuliner Ikonik Malam Ramadan di Pontianak

Sotong pangkong, cumi bakar khas Pontianak, menjadi kuliner ikonik Ramadan yang selalu diburu warga di sepanjang Jalan Merdeka.
  • view 415
(Foto: Sotong Pangkong | Dok. Website KPKNL Pontianak)
(Foto: Sotong Pangkong | Dok. Website KPKNL Pontianak)

MARINews, Pontianak - Ramadan di Kota Pontianak selalu menghadirkan suasana khas yang penuh semarak. Pada malam hari, sudut-sudut jalan dipenuhi pedagang kuliner musiman yang menjajakan berbagai hidangan untuk berbuka dan santap malam. Di antara ragam kuliner tersebut, Sotong Pangkong menjadi ikon yang tak pernah absen dan selalu diburu penikmat kuliner.

Sotong pangkong adalah cumi kering yang dibakar lalu dipipihkan menggunakan palu. Istilah “pangkong” berasal dari bahasa Melayu Pontianak yang berarti memukul hingga pipih. Teknik pengolahan yang unik ini menghasilkan tekstur khas pada cumi kering, menjadikannya berbeda dari olahan cumi pada umumnya.

Untuk menambah kenikmatan, sotong pangkong disajikan dengan dua pilihan sambal, sambal pedas ebi dan sambal kacang. Kedua jenis sambal ini memberikan sensasi rasa yang berbeda, membuat sotong pangkong semakin lezat disantap bersama keluarga atau sahabat.

Sentra utama kuliner ini berada di Jalan Merdeka, yang setiap malam Ramadan dipenuhi pedagang kaki lima khusus sotong pangkong. Harga yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu, sesuai ukuran dan porsi yang dipilih.

Sotong pangkong bukan sekadar makanan, tetapi telah menjadi bagian dari tradisi Ramadhan di Pontianak. Kehadirannya memperkaya nuansa malam puasa, menghadirkan rasa kebersamaan, dan menjadi simbol kuliner khas daerah yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi.


Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp : MARINews.