Bilamana menggunakan waktu setelah sahur untuk bekerja secara mendalam selama 1 hingga 2 jam saja, hasilnya seringkali jauh lebih berkualitas daripada bekerja 5 jam di siang hari dalam kondisi penuh gangguan. (Artikel Ramadhan Hari Ke Tiga Belas)
Inovasi ini menegaskan optimalisasi layanan peradilan berbasis teknologi untuk mewujudkan asas sederhana, cepat, dan biaya ringan tanpa terhambat jarak geografis.
Di tengah tantangan infrastruktur dan suasana Ramadhan, kegiatan ini menegaskan komitmen peradilan untuk menghadirkan pelayanan hukum yang inklusif, profesional, dan berintegritas.
Melalui refleksi ini, penulis menegaskan bahwa menjaga marwah lembaga peradilan hanya dapat diwujudkan dengan kejujuran yang hidup di sanubari, komitmen zero tolerance terhadap korupsi, serta pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat pencari keadilan.