Giat Ramadan dari Timur: Seruan Anti-Suap PN/Perikanan Merauke

PN/Perikanan Merauke menggelar kampanye Zona Integritas di bulan Ramadan, Kamis (5/3), menegaskan komitmen pelayanan peradilan yang bersih dan bebas korupsi.
  • view 3506741
(Foto: PN Merauke Gelar Kampanye Zona Integritas (Public Campaign) | Dok. PN Merauke)
(Foto: PN Merauke Gelar Kampanye Zona Integritas (Public Campaign) | Dok. PN Merauke)

Merauke - Ramadan selalu menghadirkan ruang refleksi bagi setiap insan untuk memperkuat nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas. Di bulan yang penuh berkah ini, pesan moral tentang pentingnya menjaga amanah tidak hanya disampaikan di tempat ibadah, tetapi juga digaungkan dari lembaga-lembaga negara yang memikul tanggung jawab pelayanan publik.

Dari ujung paling timur Indonesia, pesan tersebut disampaikan oleh Pengadilan Negeri/Perikanan Merauke melalui kegiatan Kampanye Zona Integritas (Public Campaign) pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen aparatur pengadilan dalam menghadirkan pelayanan peradilan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri/Perikanan Merauke Syafruddin, bersama Wakil Ketua Yuri Ardiansyah, serta diikuti oleh para hakim dan seluruh pegawai pengadilan. Kehadiran pimpinan pengadilan secara langsung dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan integritas bukan sekadar program administratif, melainkan komitmen yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

(Foto: Ketua dan Wakil PN. Merauke membagikan takjil kepada Masyarakat | Dok. PN Merauke)

Public campaign tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya integritas di lingkungan peradilan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemberantasan korupsi. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami bahwa integritas dalam lembaga peradilan merupakan fondasi utama bagi tegaknya hukum dan keadilan.

Pengadilan Negeri/Perikanan Merauke terus berupaya mendukung program reformasi birokrasi melalui pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Program ini menuntut seluruh aparatur pengadilan untuk bekerja secara profesional, transparan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akuntabilitas dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan pengadilan menegaskan bahwa integritas merupakan syarat mutlak bagi lembaga peradilan untuk menjaga kepercayaan publik. Tanpa integritas, hukum akan kehilangan wibawanya dan masyarakat akan meragukan keadilan yang dihasilkan oleh proses peradilan.

Pengadilan harus menjadi tempat di mana masyarakat dapat mencari keadilan dengan penuh keyakinan. Oleh karena itu, seluruh aparatur pengadilan harus menjaga kehormatan lembaga dengan menolak segala bentuk korupsi, suap, maupun gratifikasi yang dapat mencederai kepercayaan publik.

Selain menyampaikan komitmen internal, kampanye ini juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung terciptanya proses peradilan yang bersih. Masyarakat diingatkan agar tidak memberikan hadiah, uang, atau bentuk gratifikasi apapun kepada aparatur pengadilan. Proses hukum harus berjalan berdasarkan fakta, aturan hukum, dan nurani keadilan, bukan karena pengaruh kepentingan pribadi ataupun materi.

Merauke dikenal sebagai kota yang berada di ujung timur Nusantara, tempat matahari pertama kali terbit menyinari Indonesia. Dari kota inilah pesan tentang integritas dan keadilan kembali dikumandangkan. Meskipun berada jauh dari pusat pemerintahan, komitmen untuk menegakkan hukum secara profesional dan berintegritas tetap menjadi prinsip yang dijaga oleh aparatur Pengadilan Negeri/Perikanan Merauke.

Momentum Ramadan memberikan makna yang semakin mendalam bagi kegiatan ini. Bulan suci ini mengajarkan nilai kejujuran, pengendalian diri, serta kesadaran untuk menjauhi segala bentuk penyimpangan. Oleh karena itu, kampanye integritas yang dilaksanakan pada bulan Ramadan menjadi simbol bahwa nilai-nilai spiritual dapat berjalan seiring dengan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.

(Foto: PN Merauke Gelar Kampanye Zona Integritas (Public Campaign) | Dok. PN Merauke)

Kepercayaan publik merupakan modal utama bagi tegaknya negara hukum. Ketika masyarakat percaya bahwa lembaga peradilan bekerja secara jujur dan profesional, maka hukum akan menjadi sumber keadilan yang memberikan perlindungan bagi seluruh warga negara.

Dari Merauke pesan integritas itu kembali disuarakan kepada seluruh masyarakat Indonesia: bahwa pengadilan harus tetap menjadi rumah keadilan, tempat hukum ditegakkan dengan jujur, transparan, dan tanpa kompromi terhadap integritas. Semangat ini diharapkan terus menyala, tidak hanya di Merauke, tetapi juga di seluruh lembaga peradilan di tanah air.

Penulis: Unggul Senoadji
Editor: Tim MariNews