Ketua PN Kepanjen Arizal Anwar Terima Penghargaan Role Model Pimpinan

Arizal menuturkan, terpilihnya sebagai role model pimpinan merupakan amanah dan tanggungjawab yang besar untuk selalu menjaga dan meningkatkan integritas,
Ketua PN Kepanjen menerima penghargaan role model terbaik. Foto : Dokumentasi PN Kepanjen
Ketua PN Kepanjen menerima penghargaan role model terbaik. Foto : Dokumentasi PN Kepanjen

MARINews, Jakarta - Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen Dr. Arizal Anwar, S.H., M.H., yang pernah menjabat sebagai Ketua PN Kalianda, menerima Penghargaan role model pimpinan pada Acara Penganugerahan Abhinaya Upangga Wisesa, yang diselenggarakan di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI, Jakarta, Rabu (17/12).

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum Penyerahan Penghargaan Kinerja dan Layanan Terbaik di Lingkungan Peradilan Umum tahun 2025.

Arizal menuturkan, terpilihnya sebagai role model pimpinan merupakan amanah dan tanggungjawab yang besar untuk selalu menjaga dan meningkatkan integritas, serta lebih berkomitmen untuk menginspirasi kepada yang lain agar terus menjaga dan meningkatkan Integritas dan kompetensi.

Sejatinya, ia melanjutkan, semua pimpinan adalah teladan (role model) bagi bawahannya, yakni dengan memberikan contoh untuk bersikap, amanah, berpendirian teguh, berintegritas, kompeten, menciptakan komunikasi yang efektif, melayani, memberikan reward, problem solving dan empati.

“Keberhasilan seorang pemimpin, adalah ketika mampu memotivasi, menstimulus bawahannya, sehingga bawahannya memiliki  integritas dan memiliki produktivitas kerja yang tinggi.” imbuhnya.

Pimpinan memiliki peran yang sangat sentral terhadap keberhasilan sebuah satker, karena pimpinanlah yang memberikan arah mengenai visi dan tujuan organisasi, terlebih lagi dengan tantangan yang dihadapi di era saat ini yakni integritas, transformasi digital dan teknologi, sumber daya manusia serta kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Oleh karenanya, pimpinan harus memiliki kemampuan untuk mengenali masing-masing karakter bawahannya, sehingga dapat diarahkan sesuai dengan visi dan tujuan organisasi.

“Pimpinan juga harus mampu  menginspirasi dan memotivasi bawahannya untuk menciptakan visi dan tujuan organisasi yang jelas, membangun kepercayaan dan mendukung bawahannya sehingga etos kerja dan produktivitas kerja semakin meningkat.” tutup Arizal.

Penulis: Angghara Pramudya
Editor: Tim MariNews