MARINews, Denpasar - Dalam rangka memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Tahun 2026, Pengadilan Agama Denpasar melaksanakan kegiatan Public Campaign yang dikemas melalui kegiatan sosial berbagi bersama anak-anak di Panti Asuhan KH. M. Manshur Denpasar pada Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen PA Denpasar dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, transparan, dan akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi dan penyuapan.
Melalui kegiatan ini, Pengadilan Agama Denpasar tidak hanya melakukan sosialisasi nilai-nilai integritas kepada internal aparatur, tetapi juga menyampaikan pesan moral kepada masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga kejujuran, profesionalitas, serta semangat pelayanan publik yang bersih.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua PA Denpasar M. Shalahudin Hamdayani, S.H., M.A., yang menyampaikan tujuan pelaksanaan Public Campaign sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya anti korupsi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya sebuah program, tetapi merupakan komitmen bersama seluruh aparatur untuk mewujudkan pelayanan peradilan yang bersih, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat,” ungkap Shalahudin.
Selanjutnya kegiatan dilaksanakan dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan agar seluruh upaya pembangunan integritas yang dilakukan oleh PA Denpasar dapat berjalan dengan baik, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Doa bersama juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial.
Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan tersebut, keluarga besar PA Denpasar turut menyerahkan bantuan dan santunan kepada anak-anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial institusi.
Kegiatan berbagi ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan serta dukungan moral bagi anak-anak panti asuhan, sekaligus menjadi pengingat bahwa nilai integritas juga tercermin melalui sikap empati, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PA Denpasar menyampaikan pesan kebersamaan sebagai penutup, “Mohon untuk tidak dilihat dari nilainya, namun dari niat kami dalam memberi. Kami juga memohon doa agar seluruh aparatur Pengadilan Agama Denpasar senantiasa diberikan kesehatan serta tetap berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.”
Melalui kegiatan Public Campaign ini, PA Denpasar berharap nilai-nilai integritas, anti korupsi, dan anti penyuapan dapat semakin dipahami dan diinternalisasikan tidak hanya oleh aparatur pengadilan, tetapi juga oleh masyarakat luas.
Dengan demikian, upaya pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
PA Denpasar senantiasa berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi Zona Integritas serta Sistem Manajemen Anti Penyuapan sebagai bagian dari upaya mewujudkan lembaga peradilan yang bersih, transparan, akuntabel, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews





