Kabupaten Malang - Keluarga besar Pengadilan Negeri Kepanjen dan segenap Dharmayukti Karini cabang Kepanjen, melaksanakan kegiatan buka puasa bersama pada Kamis (26/2/2026). Rangkaian kegiatan diawali dengan pembagian takjil bagi masyarakat dan dilanjutkan dengan kegiatan berbuka puasa bersama.
Kegiatan berbagi takjil kepada pengendara kendaraan bermotor yang melintas di jalan sekitar gedung PN Kepanjen yang digelar menjelang waktu berbuka puasa tersebut mendapat sambutan hangat dari pengendara yang melintas maupun masyarakat sekitar yang tampak antusias menerima paket takjil yang dibagikan langsung oleh Ketua PN Kepanjen dan jajarannya.
Selama bulan Ramadhan PN Kepanjen juga membuat Program Sajadah Siang Ramadhan, yakni kegiatan Kultum yang diisi oleh aparatur PN Kepanjen selepas shalat dzuhur berjamaah. Adapun kegiatan Kultum pada siang hari sebelum kegiatan berbuka puasa diisi oleh Ketua PN Kepanjen Dr. Arizal Anwar, S.H., M.H., yang mengangkat tema “Keutamaan Memberi Makan Orang Berbuka”.
Di dalam kultumnya Ketua PN kepanjen menyampaikan bahwa memberi makan orang yang berpuasa bukan hanya menghadirkan kebahagiaan bagi penerima, tetapi juga menjadi ladang pahala dan sarana memperkuat rasa empati serta kebersamaan. Nilai kepedulian sosial ini sejalan dengan semangat pelayanan di lingkungan PN Kepanjen, bahwa setiap bentuk kebaikan dan perhatian kepada sesama merupakan bagian dari pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
Kepada seluruh jajaran Ketua PN Kepanjen juga menyampaikan bahwa filosofi Berbagi takjil di jalanan bukan hanya tentang membagikan makanan untuk berbuka, akan tetapi juga tentang menebarkan kebaikan, menghadirkan senyum, dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Setiap paket takjil yang dibagikan menjadi simbol bahwa nilai keadilan dan kemanusiaan tidak hanya hadir di ruang sidang, tetapi juga hidup dalam keseharian aparatur peradilan.
Begitu juga momen buka bersama menjadi ruang silaturahmi dan refleksi. Di tengah kesibukan pelayanan. Ramadan mengajarkan kita untuk sejenak menundukkan ego, memperkuat niat, dan memperbaiki diri. Kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan yang tulus berawal dari hati yang bersih dan niat yang lurus.
Setiap langkah kecil kebaikan yang dilakukan di bulan suci ini akan menjadi ladang pahala, mempererat ukhuwah, serta membawa keberkahan. Serta sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang menumbuhkan empati, menjaga amanah, namun juga menghadirkan keadilan dengan hati yang penuh ketulusan.





