Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi PTA Jakarta. Jika biasanya diskusi hukum digelar secara internal di lingkungan pengadilan, kali ini PTA Jakarta jemput bola mendatangi "markas" para akademisi.
Dalam berkas banding, JPU menilai pertimbangan majelis hakim tingkat pertama keliru, ketika menjadikan dukungan masyarakat sebagai keadaan yang meringankan.