Ramadhan: Merajut Ukhuwah & Kerukunan Insan Peradilan

Keistimewaan Ramadhan semestinya tidak hanya dimanfaatkan untuk memperbaiki hubungan manusia dengan Tuhannya , akan tetapi juga dijadikan momentum memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. (Artikel Serba Serbi Hari Kelima Ramadhan)
Foto Ilustrasi lentera Ramadhan. Dok. unsplash.com
Foto Ilustrasi lentera Ramadhan. Dok. unsplash.com

Pendahuluan
Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Kehadirannya seperti tamu Istimewa yang disambut dengan penuh suka cita oleh umat manusia di seluruh dunia. Ramadhan juga kerap dianggap sebagai ladang pahala, sehingga umat manusia merayakannya dengan berlomba-lomba berbuat kebaikan dan memperbanyak ibadah untuk mendapatkan pahala. 

Keistimewaan Ramadhan semestinya tidak hanya dimanfaatkan untuk memperbaiki hubungan manusia dengan Tuhannya (Hablum Minallah), akan tetapi juga dijadikan momentum memperbaiki hubungan dengan sesama manusia (Hablum Minannas), termasuk antar insan peradilan dengan cara merajut ukhuwah (persaudaraan) dan kerukunan guna menjaga keutuhan dalam satu atap lembaga peradilan.

Ukhuwah Pilar Kekuatan Lembaga Peradilan
Insan peradilan ibarat sebuah keluarga yang hidup bersama dalam satu atap bangunan bernama Pengadilan. Keberadaannya seperti saudara kandung yang hidup berdampingan. Hal ini selaras dengan hadist Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang menyatakan “Orang mukmin (terhadap mukmin lainnya) bagaikan satu bangunan, satu sama lainnya saling menguatkan”. (HR. Muslim).

Dengan demikian, saling menghormati dan menjaga tali persaudaraan antar insan peradilan merupakan suatu kewajiban. 

Hal ini, sejalan dengan semangat Ramadhan yang mengajarkan untuk menjaga ukhuwah (persaudaraan) sebagai identitas keimanan sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-Hujurat ayat 10 yang berbunyi “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudaramu (yang bertikai) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu dirahmati”

Ayat tersebut, memiliki relevansi dengan ukhuwah (persaudaraan) antar insan peradilan yang dapat diwujudkan dengan kerja sama yang solid, komunikasi yang sehat dan saling menghargai peran masing-masing.

Merajut Kerukunan Insan Peradilan
Setiap insan peradilan pada dasarnya memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita lembaga peradilan. Dengan demikian, tanpa adanya kerukunan antar insan peradilan, cita-cita mewujudkan badan peradilan Indonesia yang agung akan sulit terealisasikan.

Konsep kerukunan dalam Islam menekankan adanya persatuan dan kekompakkan serta sedapat mungkin menghindari adanya perpecahan yang dapat membawa kepada jurang kehancuran. 

Tindakan dimaksud, sejalan dengan semangat Ramadhan yang mengajarkan setiap umat manusia untuk menjaga kerukunan sebagai fondasi dalam kehidupan sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-Imran ayat 103 yang berbunyi “Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai”

Ayat tersebut, memiliki relevansi dengan kerukunan antar insan peradilan untuk senantiasa berpegang teguh pada tali ikatan yang menyatukan kekeluargaan.

Kesimpulan
Ukhuwah (persaudaraan) dan kerukunan antar insan peradilan menjadi kekuatan moral yang menopang tegakknya lembaga peradilan. Dengan semangat Ramadhan yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kerukunan akan menjadikan lembaga peradilan yang kokoh dalam menegakkan keadilan.

Pada akhirnya, keadilan yang lahir dari hati yang rukun dan tulus akan menghadirkan keberkahan bagi lembaga peradilan, insan peradilan dan para pencari keadilan. “Marhaban ya Ramadhan”.

Sumber Referensi

  1. Moh. Faesal, Konsep Ukhuwah dalam Perspektif Al-Qur’an dan Relevansinya dalam Kehidupan Bermasyarakat (Kajian Surat Al-Hujurat Ayat 10), Jurnal Al-Irfani: Studi Al-Qur’an dan Tafsir, Vol. 3, No. 1, Juli 2022.
  2. Ahmad Miftahusolih dkk, Konsep Persaudaraan dalam Al-Qur’an, Zad Al-Mufassirin Jurnal Ilmu Al-Qur’an & Tafsir, Vol. 3, No. 1, 2021.
  3. Zainuddin Lubis, Kultum Ramadhan: Pererat Persaudaraan, Kunci Keberkahan Ramadhan, https://islam.nu.or.id/ramadhan/kultum-ramadhan-pererat-persaudaraan-kunci-keberkahan-ramadhan-nU4tP, diakses 21 Februai 2026.