Hakim Yustisial Mahkamah Agung RI
Tawakal adalah harmoni antara usaha maksimal dan pasrah yang tulus. Saat hati bersandar pada-Nya, gelisah pun sirna diganti tenang yang kokoh.
Takwa adalah navigasi batin. Saat jalan terasa buntu, ia hadir sebagai cahaya pembuka solusi sekaligus penenang jiwa di tengah riuh dunia.
Dunia hanyalah ladang sementara. Mari jadikan tiap amal sebagai bekal berharga melalui niat tulus menuju kehidupan abadi yang tenang.
Tiap nyawa pasti berpulang. Sadar akan akhir bukanlah ketakutan, melainkan kompas agar hidup dijalani dengan penuh makna dan ketulusan.
Berbuat baik itu seperti bumerang; ia selalu kembali. Sesuai janji-Nya, tiap manfaat yang ditebar akan pulang membawa damai bagi batin.
Jiwa adalah pusat kesadaran manusia. Ia menjadi tempat lahirnya niat. Ia juga menjadi sumber dari setiap tindakan.
Penglihatan adalah jendela yang memperluas cakrawala. Mata menangkap tanda-tanda kehidupan.
Ketakwaan adalah kesadaran batin yang hidup. Ia membuat manusia merasa dekat dengan Tuhan.
Persaudaraan membawa manusia menuju rahmat Tuhan. Ketika hati saling terhubung, suasana batin menjadi tenang dan lapang.
Manusia sering mengukur kekuatan dengan jumlah dan kekuasaan. Padahal kekuatan sejati lahir dari kedekatan dengan Tuhan.