Jurimetri, yang berasal dari gabungan kata jurisprudence (ilmu hukum) dan metric (pengukuran), adalah disiplin ilmu interdisipliner yang menerapkan analisis kuantitatif, logika formal, dan metode sistematis terhadap fenomena hukum.
Program yang berlangsung selama 10 hari secara blended learning (1–10 Oktober 2025) ini, bertujuan utama membekali para hakim agar setiap putusan terkait dispensasi kawin benar-benar berorientasi pada perlindungan hak anak.
Program yang berlangsung selama 10 hari secara blended learning (1–10 Oktober 2025) ini, bertujuan utama membekali para hakim agar setiap putusan terkait dispensasi kawin benar-benar berorientasi pada perlindungan hak anak.
Di balik simbolisme ini, tersimpan ajakan mendalam bagi seluruh penegak hukum di Indonesia untuk menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai kompas dalam setiap putusan