Memanfaatkan momen bulan suci ramadhan, PN Mempawah menggelar kampanye (public campaign) anti suap dan diikuti dengan berbagi takjil berbuka puasa di bulan suci ramadhan kepada masyarakat sekitar dan pengendara yang lewat di depan kantor.
Kasus ini bermula dari peristiwa penganiayaan, ketika terdakwa meninju kepala korban hingga korban mengalami luka di dahi dan terjatuh dari sepeda motor.
PN Mempawah dalam dua pekan memutus tiga perkara pidana melalui mekanisme Pengakuan Bersalah (Plea Bargaining) dan diperiksa dengan Acara Pemeriksaan Singkat.
Tradisi Mak Meugang tidak hanya menjadi momen kebersamaan atau pertanda awal dan akhir ramadhan. Tradisi ini ajarkan kepedulian bagi sesama. (Artikel Serba Serbi Ramadhan Hari ke Delapan Belas)
Dalam persidangan tersebut, majelis hakim menerapkan PERMA Nomor 2 Tahun 2025 dengan memastikan akomodasi yang layak, termasuk pendampingan dan juru bahasa, guna menjamin hak-hak korban terpenuhi.
Pelaksanaan eksekusi ini menegaskan komitmen peradilan dalam menjamin kepastian hukum serta mendukung pembangunan nasional sesuai ketentuan yang berlaku.
Di tengah maraknya kasus OTT, penulis menegaskan bahwa pengkhianatan terhadap integritas adalah pengkhianatan terhadap amanah Tuhan dan martabat keadilan itu sendiri.
Di tengah maraknya kasus OTT, penulis menegaskan bahwa pengkhianatan terhadap integritas adalah pengkhianatan terhadap amanah Tuhan dan martabat keadilan itu sendiri.
Putusan ini menjadi potret konkret penegakan hukum yang mengedepankan keadilan substantif, kemanusiaan, dan kemanfaatan, yang mengundang tangis haru terdakwa di ruang sidang.
Meski e-Berpadu telah mengintegrasikan berbagai layanan perkara pidana secara digital, mekanisme perizinan pemusnahan barang bukti di tingkat penyidikan masih dilakukan secara manual.