Jakarta – MARINews: Mengawali tahun 2026, Mahkamah Agung Republik Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan. Setelah sebelumnya dinobatkan sebagai Lembaga Negara Paling Dipercaya Anak Muda versi Muda Bicara ID, Mahkamah Agung kini meraih capaian tertinggi dalam Laporan Keuangan Tahun 2025 berdasarkan penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Anggota 1 BPK, Dr. Nyoman Adhi Suryadnyana, dalam kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Mahkamah Agung Tahun 2025 yang digelar pada Senin, 22 Januari 2026, di Kantor Mahkamah Agung Republik Indonesia, Jakarta.
Dalam paparannya, Nyoman menyampaikan bahwa Mahkamah Agung berhasil mencatat 96,65 persen penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan pada Semester II Tahun 2025, atau sebanyak 1.948 rekomendasi dengan nilai mencapai Rp48,94 miliar.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi prestasi tersendiri mengingat Mahkamah Agung merupakan lembaga negara dengan ribuan satuan kerja yang tersebar di seluruh Indonesia, masing-masing dengan karakteristik, tantangan, dan dinamika yang berbeda.
“Sebagai lembaga negara dengan jumlah satuan kerja yang sangat banyak, capaian yang diraih Mahkamah Agung ini merupakan capaian terbaik,” ujar Nyoman.
Penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan secara tepat waktu dan sesuai ketentuan, kata dia, membutuhkan kerja kolektif yang rapi, konsisten, dan berkelanjutan.
Proses tersebut secara teknis ditopang oleh Biro Keuangan di bawah koordinasi Badan Urusan Administrasi (BUA), mulai dari konsolidasi data, penyelarasan laporan antar satuan kerja, klarifikasi temuan, hingga pencatatan dan pertanggungjawaban setiap tindak lanjut.
Menanggapi apresiasi tersebut, Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. Sunarto menegaskan bahwa pemeriksaan dan evaluasi eksternal merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas lembaga.
“Mahkamah Agung sangat berkepentingan untuk diperiksa dan dievaluasi, karena penilaian dari luar jauh lebih jelas dan objektif. Untuk itu, Mahkamah Agung selalu mempersilakan serta menyambut baik proses pemeriksaan dan evaluasi,” tegasnya.
Komitmen tersebut tercermin dari capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang berhasil diraih Mahkamah Agung selama 13 kali berturut-turut sejak tahun 2013. Prestasi ini menjadi hasil dari proses panjang yang dijalani secara disiplin dan konsisten oleh seluruh jajaran.
Capaian tertinggi Laporan Keuangan Tahun 2025 ini tidak semata-mata berbicara tentang angka dan peringkat, tetapi juga mencerminkan kerja sama yang konsisten dan penuh komitmen dari seluruh satuan kerja Mahkamah Agung dalam menjaga akuntabilitas serta kepercayaan publik.
Terkait capaian tersebut, Kepala Badan Urusan Administrasi Dr. Sobandi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran, baik di tingkat pusat maupun daerah, atas komitmen dalam menjaga kualitas pengelolaan dan pelaporan keuangan.
Ia menegaskan bahwa capaian ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan administratif, tetapi juga mencerminkan keseriusan Mahkamah Agung dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil pemeriksaan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.


