Badilag Selenggarakan e-Test dalam Rangka Seleksi Hakim Tinggi Badan Peradilan Agama Tahun 2025

Pada seleksi e-Test diambil 158 peserta yang berhak untuk mengikuti tahapan berikutnya.
Penyelenggaraan e-Test Seleksi Hakim Tinggi | Foto : Dokumentasi Penulis
Penyelenggaraan e-Test Seleksi Hakim Tinggi | Foto : Dokumentasi Penulis

MARINews, Jakarta - Ditjen Badan Peradilan Agama (Badilag) selenggarakan e-Test pada Selasa (23/12), sebagai bagian dari fit and proper test dan eksaminasi berkas perkara calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025, setelah sebelumnya memanggil 67 peserta dari unsur pimpinan Pengadilan, 313 peserta dari unsur hakim, dan melakukan seleksi berkas.

Pada tahun ini, Badilag berencana melakukan seleksi calon hakim tinggi melalui sistem merit dengan mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja serta integritas. 

Hal ini sesuai dengan amanat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 133/KMA/SK.KP.1.2/VII/2025 tentang perubahan atas Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 48/KMA/SK/II/2017 tentang Pola Promosi dan Mutasi Hakim pada Empat Lingkungan Peradilan. 

Adapun e-test ini telah dibuka oleh Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama, Sutarno., S.IP., M.M., pada Senin (22/12) melalui Badilag Command Center. 

Acara pembukaan e-Test dalam rangka seleksi hakim tinggi pada lingkungan badan peradilan agama tahun 2025 dirangkai dengan simulasi e-Test bagi para peserta calon hakim tinggi dari unsur hakim.

Adapun seleksi yang akan dilalui meliputi dua tahapan bagi pimpinan Pengadilan, yakni seleksi administrasi dan eksaminasi berkas, serta empat tahapan bagi calon hakim tinggi dari hakim, yakni seleksi administrasi, e-test, eksaminasi berkas perkara tahap I serta eksaminasi tahap II. 

Pada seleksi e-Test diambil 158 peserta yang berhak untuk mengikuti tahapan berikutnya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk transparansi seleksi yang dilaksanakan oleh Ditjen Badan Peradilan Agama. 

Pada tahapan berikutnya, akan diambil 100 orang dari unsur hakim dan 50 orang dari unsur Pimpinan Pengadilan. 

Adapun pada tahap terakhir, Badilag berencana menjaring 120 hakim tinggi yang terdiri dari 50 formasi dari pimpinan peradilan dan 70 formasi dari hakim. 

Kegiatan e-Test ini dilaksanakan melalui e-Learning Badilag mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 10.30 WIB. 

Penulis: Nur Latifah Hanum
Editor: Tim MariNews