Ketua MA Pimpin Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Palembang

Momentum ini menjadi penegasan apresiasi institusi terhadap sosok aparatur peradilan yang berintegritas dan menjadi teladan dalam pengabdian.
(Foto: Ketua MA Pimpin Wisuda Purnabakti  Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Palembang | Dok. Muhammad Arif Pahlevi)
(Foto: Ketua MA Pimpin Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Palembang | Dok. Muhammad Arif Pahlevi)

Jakarta – Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. memimpin langsung prosesi wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Palembang, A. Syaifullah, S.H. pada Rabu (28/1).

Wisuda purnabakti, bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Palembang, Palembang. 

Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua MA Non Yudisial, Dr. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum. Ketua Kamar Tata Usaha Negara, Ketua Kamar Agama, Ketua Kamar Militer, para Hakim Agung, Pelaksana Tugas Panitera Mahkamah Agung, Sekretaris Mahkamah Agung, Dirjen Badimiltun, serta para Ketua Pengadilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama seluruh Indonesia yang hadir secara langsung dan virtual.

Kegiatan acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan Hymne Mahkamah Agung, dilanjutkan pembacaan doa oleh Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Drs. H. Subhan Fauzi, S.H., M.H.

Sementara itu, Sekretaris PT Tun Palembang, Ishaq Rizal, S.T. membacakan petikan surat Keputusan Presiden Nomor 124/P/2025 tentang pemberhentian hakim di lingkungan peradilan tata usaha negara. Kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video riwayat jabatan dan pendidikan pejabat yang di wisuda. 

Penanggalan kalung jabatan dan tanda jabatan hakim dari wisudawan kepada Ketua Mahkamah Agung RI digantikan dengan kalung beruntai melati, dilanjutkan dengan penyerahan plakat Mahkamah Agung oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H.
Prosesi dilanjutkan dengan pemberian buket bunga kepada istri wisudawan, Ibu. Ria Atika Syaifullah yang diserahkan oleh istri Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI, Ibu. Anggarwati Sunarto selaku Ketua Umum Dharmayukti Karini.

Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. dalam sambutannya memberi pesan bahwa sosok A. Syaifullah merupakan role model yang patut dicontoh. Di mulai dari staff di PN Cianjur pada tahun 1986, disini terbentuk pondasi kuat sebagai aparatur peradilan.
‘Saya pernah bertugas bersama di Badan Pengawasan bersama saudara Syaifullah, wisudawan merupakan sosok role model dan berintegritas. Karier awal dimulai menjadi staff pada PN Cianjur, disinilah pondasi kuat sebagai aparatur peradilan terbentuk. 

Dilanjutkan pengabdian sebagai pengadil dimulai tahun 1990 pada PN Lhoksukon, menjadi hakim PTUN Ambon tahun 1993, di kedua tempat inilah idealisme dan integritas beliau ditempa’. Ujar Prof. Sunarto.

‘Kepercayaan menjadi pimpinan pada peradilan tun merupakan bukti kepercayaan negara kepada saudara Syaifullah dan menjadi teladan bagi pengabdian yang dijalani dengan kejujuran dan tanggungjawab akan meninggalkan jejak kemuliaan’. Pungkas Prof. Sunarto.

Acara diakhiri dengan kirab wisudawan purnabakti yang diikuti oleh wisudawan beserta istri, didampingi oleh Ketua Mahkamah Agung RI dan istri, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Wakil Ketua PT Tun Palembang, para hakim tinggi serta para Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara sewilayah hukum PT Tun Palembang diiringi lagu syukur.