WKMA Bidang Yudisial Pimpin Wisuda Purnabakti KPTA Banten

Kegiatan wisuda purnabakti tersebut, berlangsung di Aula Pengadilan Tinggi Agama Banten, Serang, Rabu (25/2).
WK MA Bidang Yudisial, Suharto, S.H., M.Hum. memimpin prosesi wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten, Dr. H. Yusuf Buchori, S.H., M.S.I. | Dok. YT MA
WK MA Bidang Yudisial, Suharto, S.H., M.Hum. memimpin prosesi wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten, Dr. H. Yusuf Buchori, S.H., M.S.I. | Dok. YT MA

MARINews, Serang – Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, H. Suharto, S.H., M.Hum. memimpin langsung prosesi wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten, Dr. H. Yusuf Buchori, S.H., M.S.I..

Kegiatan wisuda purnabakti tersebut, berlangsung di Aula Pengadilan Tinggi Agama Banten, Serang, Rabu (25/2).

Hadir dalam wisuda purnabakti, Para Hakim Agung RI, Drs. H. Busra, S.H., M.H, Dra. Hj. Muhayah, S.H., M.H. dan Dr. Hj. Lailatul Arofah, M.H., serta Panitera MA, Dr. Sudharmawatiningsih, S.H., M.H, Dirjen Badilag, Wakil Ketua PTA Banten serta unsur Forum komunikasi pimpinan daerah Provinsi Banten. 

Kegiatan acara diawali dengan kirab wisudawan purnabakti, yang diiringi musik Kang Nong khas Banten, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung, dan pembacaan doa oleh Hakim PA Tangerang, Drs. H. Badruddin, M.H.

Selanjutnya Sekretaris PTA Banten, Hj. Laila Istiadah, S.Ag., M.H. membacakan petikan surat keputusan Presiden Nomor 121/P/2025 tentang pemberhentian hakim di lingkungan peradilan agama. 

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemutaran video riwayat pendidikan dan jabatan wisudawan, penanggalan tanda jabatan, penyematan bunga melati kepada wisudawan, serta penyerahan plakat Mahkamah Agung yang diberikan langsung Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, H. Suharto, S.H., M.Hum.

Prosesi dilanjutkan dengan pemberian bunga kepada istri wisudawan, yang diserahkan istri Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Titik Puji Suharto.

Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Suharto, S.H., M.Hum. dalam sambutannya memberi pesan agar selalu meniru suri tauladani baginda Nabi Muhammad SAW dan menjadikannya sebagai pedoman dalam mengarungi kehidupan sehari-hari.

“Momen wisuda merupakan momen penting dan istimewa tidak hanya sekedar pelepasan yang menandai berakhirnya masa tugas, tetapi lebih dari itu merupakan pengakuan sekaligus penghormatan atas segala dedikasi, integritas, dan keteladanan yang telah ditorehkan dengan penuh keikhlasan oleh saudara”, ujar Suharto.

Mantan Ketua PN Jakarta Pusat tersebut, menambahkan memperhatikan perjalanan panjang KPTA Banten, yang telah dipercaya 3 kali menjadi Wakil Ketua PTA dan 4 kali sebagai Ketua PTA, menunjukan KPTA Banten sosok hakim yang professional dan berintegritas. Dipercaya pimpinan MA menjadi garda depan (voorpost) di daerah guna mengawal dan memastikan kebijakan MA dalam menyelenggarakan tertib peradilan berjalan baik dan lancar.

“Saya selaku pimpinan dan atas nama pribadi, mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas segala dedikasi dan kontribusi saudara yang telah diberikan kepada bangsa dan negara. Saya percaya meski masa dinas telah berakhir karena dibatasi usia, namun tugas menebar kebaikan pada masyarakat, bangsa dan negara tidak pernah berakhir hingga tutup usia”, tambah Wakil Ketua MA Bidang Yudisial.

“Purnabakti bukan akhir jalan ibadah tetapi awal fase, untuk terus memberi manfaat dalam bingkai keikhlasan dan pengabdian yang lebih luas. Saya harap semoga jalinan silaturahmi antar warga peradilan tetap terjaga dan berbekal pengalaman yang saudara miliki berkenan memberi pencerahan bagi masyarakat”, tutup Suharto.

Acara diakhiri dengan kirab wisudawan purnabakti yang diikuti wisudawan beserta istri, didampingi oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial dan istri, Wakil Ketua PTA Banten, Hakim Tinggi PTA Banten, Ketua PA sewilayah PTA Banten.