MARINews – Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. memimpin langsung prosesi wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta, H. Iswan Herwin, S.H., M.H. Jumat (27/2).
Kegiatan wisuda purnabakti bertempat di Aula Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Dr. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum. Para Ketua Kamar MA RI, Anggota Komisi Yudisial RI, F. Willem Saija, Para Hakim Agung Kamar TUN dan Kamar Agama, Panitera MA, Dr. Sudharmawatiningsih, S.H., M.H, Sekretaris MA, Sugiyanto, S.H., M.H. Dirjen Badimiltun, Marsda TNI. Dr. Yuwono Agung Nugroho, dan Wakil Ketua PT TUN Jakarta.
Kegiatan acara diawali tari sirih kuning, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung, dan pembacaan doa oleh Kepala Bagian Perencanaan PT Tun Jakarta, Ono Haryono, S.E.
Sekretaris PT TUN Jakarta, Drs. Muhidin, M.H. membacakan petikan surat keputusan Presiden Nomor 124/P/2025 tentang pemberhentian dengan hormat hakim di lingkungan peradilan tata usaha negara.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pemutaran video riwayat pendidikan dan jabatan wisudawan, serta berlanjut dengan penanggalan tanda jabatan dan penyematan bunga Melati kepada wisudawan.
Selanjutnya penyerahan plakat Mahkamah Agung yang diberikan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H.
Prosesi dilanjutkan dengan pemberian bunga kepada istri wisudawan yang diserahkan oleh. Sri Anggarwati Sunarto, Ketua Umum Dharmayukti Karini.
Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. dalam sambutannya mengucapkan puji Syukur atas kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmatnya hari ini dapat hadir dan berkumpul pada prosesi wisudawan Ketua PT TUN Jakarta.
“Saya ucapkan selamat kepada Iswan Herwin yang telah menunaikan pengabdian panjang sebagai hakim dan pimpinan kurang lebih 40 tahun lamanya. Momentum purnabakti merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi MA atas pengabdian panjang saudara. Karir yang cukup panjang mencerminkan keluasan pengalaman dan kematangan professional sehingga layak menjadi teladan bagi hakim dan seluruh aparatur peradilan”, ucap Prof. Sunarto.
Guru besar FH Unair tersebut menyampaikan KPT TUN Jakarta telah mendharmakan hidup untuk menegakkan hukum dan keadilan, serta menyemai bakti di gelanggang yudikatif. KPT TUN Jakarta menyemai bakti dan pengalaman dengan penuh keteladanan.
“Puncak pengabdian sebagai KPT TUN Jakarta, Insya Allah sebagai penutup yang baik karena sepanjang perjalanan tugas senantiasa ditandai dedikasi, kesungguhan, serta komitmen integritas dalam menegakkan hukum dan keadilan”, tambah Prof. Sunarto.
“Dengan penuh rasa syukur dan bangga, pada kesempatan ini melepas saudara dari amanah sebagai Ketua PT Tun Jakarta untuk memasuki masa purnabakti. Saya ucapkan selamat bergabung ke keluarga besar Purnawirawan Hakim (Perpahi)”, ujar Prof. Sunarto.
Ketua MA RI menyampaikan terima kasih kepada isteri dan keluarga KPT TUN Jakarta, yang senantiasa mendampingi dengan setia dengan kesabaran dan keikhlasan, serta atas dedikasinya bagi Dharmayukti Karini.
“Mari kita tutup kebersamaan ini, dengan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa semoga kita semua senantiasa dianugerahi rahmat, taufik, dan hidayah dalam menjalankan setiap amanah yang telah dipercayakan kepada kita”, tutup Prof. Sunarto.
Acara diakhiri dengan kirab wisudawan purnabakti yang diikuti wisudawan beserta istri, didampingi oleh Ketua Mahkamah Agung RI dan istri, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Wakil Ketua PT TUN Jakarta, Para Hakim Tinggi PT TUN Jakarta, Ketua PTUN sewilayah PT TUN Jakarta.





