Surabaya – Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya menyelenggarakan pembinaan dan pengawasan bagi para hakim di wilayah hukumnya pada Senin (23/2) dengan menghadirkan Prof. Dr. Yanto, Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung RI dan Suradi, Plt. Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung.
Dalam pembinaan tersebut, Prof. Yanto menekankan arti penting Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) sebagai kompas moral dalam menjalankan tugas. Hakim diwajibkan berperilaku jujur, profesional, serta melaporkan LHKPN setiap tahun kepada KPK.
“Zero tolerance untuk pelayanan transaksional oleh hakim harus ditegakkan tanpa kompromi,” tegasnya.
Sementara itu, Suradi dalam paparannya menyoroti konteks judicial corruption sebagai extraordinary crime yang merusak integritas lembaga dan kepastian hukum. Bentuk utamanya meliputi suap administrasi perkara, pengaturan komposisi majelis hakim, hingga jual beli putusan. Ia menekankan perlunya strategi menyeluruh yang mencakup aspek kesejahteraan aparatur, sistem pengawasan, serta pembinaan integritas moral.
Kedua pemateri sepakat bahwa pengawasan di Mahkamah Agung harus dilakukan secara integral, melalui pengawasan fungsional oleh Badan Pengawasan dan pengawasan melekat oleh atasan langsung. Tantangan seperti keterbatasan SDM, anggaran, serta hambatan kultural harus diatasi dengan modernisasi sistem pengawasan berbasis digital, analitik data, dan transparansi publik.
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari arah kebijakan strategis pengawasan dan penegakan integritas yang dipaparkan oleh Plt. Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung.
Selain itu, pembinaan di Surabaya juga membahas SEMA Nomor 1 Tahun 2026 tentang implementasi KUHP 2023 dan KUHAP 2025, termasuk mekanisme keadilan restoratif, pengakuan bersalah, hingga struktur pertimbangan putusan yang memuat pedoman pemidanaan.
Dengan sinergi antara kebijakan strategis Mahkamah Agung dan pembinaan di tingkat wilayah, diharapkan para hakim mampu menjaga marwah peradilan, menegakkan integritas, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan Indonesia.





