PC IKAHI Tubei Siap Kawal Integritas: Menyelaraskan Kesejahteraan dan Gaya Hidup Bersahaja

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan peningkatan kesejahteraan dengan penerapan gaya hidup bersahaja demi menjaga kehormatan lembaga peradilan.
(Foto: Suasana IKAHI PC Tubei Mengikuti Kegiatan Sosialisasi Penguatan Literasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan sesuai Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim secara Virtual | Dok. PN Tubei)
(Foto: Suasana IKAHI PC Tubei Mengikuti Kegiatan Sosialisasi Penguatan Literasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan sesuai Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim secara Virtual | Dok. PN Tubei)

Lebong - Seiring dengan rencana realisasi peningkatan kesejahteraan hakim, Pengurus Cabang (PC) IKAHI Tubei menunjukkan komitmennya dalam menjaga marwah profesi. 

Jajaran hakim yang tergabung dalam PC IKAHI Tubei mengikuti kegiatan strategis "Penguatan Literasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan sesuai Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH)" secara virtual dari ruang Media Center Pengadilan Negeri (PN) Tubei.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus Pusat (PP) IKAHI, pada Rabu (21/1)  ini, merupakan upaya mendalam untuk membentengi integritas hakim dari godaan gaya hidup konsumtif serta fenomena negatif yang tengah marak, seperti perjudian daring

Pesan Pelindung: Integritas adalah Harga Mati

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H.,  selaku Pelindung PP IKAHI. 

Kehadiran pimpinan tertinggi ini menegaskan, kemampuan mengelola keuangan pribadi secara sehat adalah bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga kehormatan dan wibawa lembaga peradilan.

Sealnjutnya, Ketua Umum PP IKAHI, Prof. Dr. H. Yanto, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan, literasi keuangan yang memadai akan menjauhkan hakim dari praktik spekulatif berisiko tinggi yang dapat memicu konflik kepentingan.

Menghadirkan Pakar Keuangan Nasional

PC IKAHI Tubei menyimak dengan antusias paparan dari para narasumber bereputasi nasional yang dihadirkan untuk memberikan wawasan komprehensif:

1.    Ligwina Hananto (CEO & Lead Financial Trainer QM Financial): Pakar keuangan yang membedah strategi pengelolaan keuangan pribadi yang sehat dan bertanggung jawab.
2.    Syahrial, S.Pt, M.Si, CFP (Gold Investment Department Head PT BSI): Memberikan perspektif mengenai investasi yang aman dan berkelanjutan.
3.    Rahma Dwigunawati, CFP, QWP, AWP (Financial Planner dari BTN): Memandu hakim dalam merancang masa depan keuangan keluarga yang mapan tanpa mencederai etika.

Benteng terhadap Fenomena Judi Online

Salah satu poin krusial dalam kegiatan ini adalah keprihatinan terhadap maraknya platform keuangan digital yang sering kali menjebak. 

IKAHI secara tegas mengimbau para hakim untuk menjauhi praktik perjudian daring (judi online) yang telah menjadi ancaman serius bagi tatanan ekonomi keluarga dan integritas pribadi. 

Hakim dituntut untuk menerapkan prinsip kesederhanaan dan kehati-hatian (prudence) sebagaimana diatur dalam KEPPH.

Kegiatan tersebut berlangsung tertib, baik yang mengikuti secara virtual maupun yang hadir secara langsung, di ruang Ruang Wirjono Prodjodikoro, Gedung Mahkamah Agung RI.

Seluruh peserta mengenakan baju batik IKAHI dan sudah hadir tepat pada waktunya, acara tersebut di moderator oleh Hakim Yustisial MA RI, Selvia Purba S.H., LLM.

Salah satu anggota IKAHI PC Tubei,mengaku sangat senang dengan acara ini, ia mengharapkan dapat lahir kesadaran kolektif di kalangan hakim, kesejahteraan yang meningkat harus berjalan beriringan dengan pola hidup bersahaja. 

"Tujuannya jelas, yakni agar peningkatan penghasilan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan keluarga, tanpa sedikit pun mengurangi independensi dan wibawa peradilan," pungkasnya bercerita selesai acara tersebut.
 

Penulis: M. Yanis Saputra
Editor: Tim MariNews