Kabupaten Malang - Dengan tajuk “Menguatkan Iman, Meningkatkan Pelayanan” keluarga besar Pengadilan Negeri Kepanjen mengadakan kegiatan Mengaji Bareng yang diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, doa bersama, serta dzikir sebagai bentuk ikhtiar meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kebersamaan.
Dengan adanya program ini di bulan suci Ramadhan ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Negeri Kepanjen mampu menanamkan nilai kejujuran sebagai fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Kejujuran bukan sekadar prinsip moral, melainkan komitmen profesional yang tercermin dalam ucapan, keputusan, serta tindakan sehari-hari.
Program ini juga diarahkan untuk membangun sikap amanah atau tanggung jawab, dengan menumbuhkan kesadaran bahwa setiap jabatan dan pekerjaan adalah bentuk kepercayaan yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh. Konsistensi antara ucapan dan tindakan menjadi wujud nyata internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam budaya kerja, sehingga integritas tidak berhenti pada slogan, tetapi hadir dalam praktik yang berkelanjutan.
Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan dan komitmen kerja seluruh aparatur, membentuk pribadi yang tepat waktu, patuh terhadap aturan, serta profesional dalam menjalankan kewenangannya. Dari kedisiplinan tersebut akan tumbuh budaya kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel. Ketika setiap individu memegang teguh integritas, maka akan tercipta lingkungan kerja yang saling percaya antara karyawan dan pimpinan. Kepercayaan yang terbangun atas dasar integritas inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan lembaga peradilan yang berwibawa, bermartabat, dan dipercaya masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk menenangkan hati, memperbaiki diri, dan mempererat silaturahmi antar aparatur peradilan. Melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa yang dipanjatkan bersama, Ramadhan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah personal, tetapi juga menjadi pengingat untuk menghadirkan pelayanan yang lebih humanis, ramah, dan berintegritas kepada masyarakat pencari keadilan. Nilai-nilai kesabaran, kejujuran, dan empati yang tumbuh di bulan suci ini diharapkan tercermin dalam setiap tugas dan pelayanan yang diberikan, sehingga masyarakat merasakan kehadiran peradilan yang profesional dan berorientasi pada kepuasan publik.





