Pekanbaru – Pengadilan Agama Tembilahan mengikuti kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan integritas, peningkatan kualitas kinerja, serta penguatan kapasitas aparatur peradilan agama dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan, Jumat 06 Februari 2026.

Bertempat di Aula Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB dan disampaikan secara langsung oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia Drs. H. Mukhlis, S.H.,M.H. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kerendahan hati, serta dedikasi yang tinggi.
Seluruh aparatur peradilan diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas, menjaga kewibawaan lembaga peradilan, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kedinasan.

Dalam kegiatan pembinaan tersebut juga disampaikan berbagai arahan strategis terkait penguatan kelembagaan Peradilan Agama, termasuk perluasan kewenangan Peradilan Agama, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan akuntabilitas, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan peradilan yang transparan dan non-transaksional. Digitalisasi peradilan ditegaskan sebagai mandat integritas dalam rangka menutup ruang terjadinya penyimpangan.

Selain itu, aparatur peradilan juga diingatkan untuk bijak dalam bermedia sosial, menerapkan pola hidup sederhana, serta menjaga disiplin kerja sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Pembinaan ini diharapkan mampu menjadi pedoman bagi seluruh satuan kerja dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan pembinaan ini, Pengadilan Agama Tembilahan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, serta senantiasa berupaya mewujudkan peradilan agama yang berintegritas, modern, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Kegiatan pembinaan tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar serta diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, para Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, serta para Ketua Pengadilan tingkat pertama, para Hakim, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Agama se-wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, termasuk aparatur Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru.





