Nur Amalia Abbas Nur Amalia Abbas Wakil Ketua Pengadilan Negeri Batang-Jawa Tengah.

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Batang-Jawa Tengah.

Konten
Senin, 2 Maret 2026 12:52 WIB

Hukuman Mati dalam KUHP dan Independensi Hakim

KUHP baru menempatkan pidana mati sebagai upaya terakhir dengan syarat ketat, menuntut hakim tetap independen dari tekanan politik dan opini publik.

Selasa, 24 Februari 2026 15:18 WIB

Mediasi Berhasil di Persidangan: Menguatkan Budaya Damai dalam Sistem Peradilan

Di tengah kompleksitas perkara, mediasi tidak hanya berperan mengurangi beban pengadilan, tetapi juga memperkuat budaya musyawarah serta menghadirkan keadilan yang lebih humanis dan berkelanjutan.

Selasa, 24 Februari 2026 13:20 WIB

Kesepakatan Damai dan MKR dalam KUHAP

Melalui Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR) dalam KUHAP baru, kesepakatan damai kini ditempatkan sebagai proses hukum terstruktur yang tetap menuntut akuntabilitas, pengakuan, dan pemulihan nyata.

Kamis, 19 Februari 2026 08:01 WIB

Melumpuhkan Pelaku Kejahatan: Antara Pembelaan Terpaksa dan Main Hakim Sendiri

Perbedaan mendasar antara pembelaan terpaksa dan main hakim sendiri terletak pada situasi, tujuan, dan batas tindakan.

Rabu, 18 Februari 2026 16:30 WIB

Hakim Anggota II dalam KUHAP Baru: Peran Strategis di Tengah Mekanisme Pengakuan Bersalah

Perubahan KUHAP menempatkan Hakim Anggota II pada posisi strategis dalam mekanisme pengakuan bersalah. Peran ini menuntut ketelitian, integritas, dan pemahaman hukum acara yang lebih mendalam.

Rabu, 18 Februari 2026 16:12 WIB

Panitera Mahkamah Agung Dilantik: Menguatkan Pilar Administrasi Peradilan Tertinggi

Pelantikan Panitera Mahkamah Agung menegaskan kepaniteraan sebagai pilar strategis yang menjamin tertib administrasi perkara dan kepastian hukum. Peran ini kian krusial di tengah transformasi peradilan modern.

Sabtu, 14 Februari 2026 03:28 WIB

KUHAP Baru: Adaptasi Pembuktian di Era Digital

KUHAP baru memperluas cakupan alat bukti dengan mempertegas kedudukan alat bukti elektronik. Penguatan ini penting karena perkembangan kejahatan modern sering kali berbasis teknologi. Dengan demikian, hukum pembuktian tidak lagi semata bersifat konvensional, tetapi juga mencerminkan kebutuhan zaman.

Sabtu, 14 Februari 2026 03:09 WIB

DyK Jateng 2026: Menguatkan Integritas Keluarga Peradilan

Sebagai organisasi pendamping yang memiliki sejarah panjang dalam mendukung keluarga besar peradilan, Dharmayukti Karini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan moral dan spiritual keluarga aparatur peradilan

Kamis, 12 Februari 2026 13:18 WIB

Perdamaian dalam Gugatan Sederhana: Wajah Humanis Peradilan

upaya perdamaian yang difasilitasi hakim berhasil mempertemukan kepentingan para pihak sehingga tercapai kesepakatan bersama

Senin, 9 Februari 2026 17:26 WIB

Mahkamah Agung dan Ikhtiar Memperbaiki Citra Peradilan

MA RI secara jujur mengakui peristiwa tersebut telah mencederai keluhuran harkat dan martabat hakim serta mencoreng marwah lembaga peradilan