Wujud Komitmen Reformasi Birokrasi di Lingkungan Peradilan Agama, Ketua PA Tembilahan Ikuti Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja

Kegiatan ini menegaskan keseriusan jajaran peradilan agama dalam mendukung reformasi birokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan peradilan kepada masyarakat.
(Foto: Ketua PA Tembilahan Ikuti Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja | Dok. PA Tembilahan)
(Foto: Ketua PA Tembilahan Ikuti Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja | Dok. PA Tembilahan)

Pekanbaru – Ketua Pengadilan Agama Tembilahan Ahmad Syafruddin, S.H.I., M.H mengikuti prosesi acara penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Ketua Pengadilan Agama se-wilayah Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pimpinan pengadilan dalam menegakkan integritas, meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Peradilan Agama, bertempat di Aula PTA Pekanbaru, pada Jumat pagi tanggal 06 Februari 2026.

(Foto: Ketua PA Tembilahan Ikuti Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja | Dok. PA Tembilahan)

Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Tembilahan dihadapan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru Dr. H. M. Sutomo, S.H.,M.H. Kegiatan ini menjadi wujud nyata keseriusan para pimpinan satuan kerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi peradilan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Melalui penandatanganan tersebut, para Ketua Pengadilan Agama menegaskan komitmennya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, menghindari segala bentuk praktik penyimpangan, serta memberikan pelayanan peradilan yang berkualitas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut ditekankan pentingnya Perjanjian Kinerja sebagai instrumen pengendalian dan evaluasi kinerja pimpinan satuan kerja, sekaligus sebagai pedoman dalam pencapaian target dan sasaran strategis pengadilan. Pakta Integritas juga menjadi landasan moral dan etika bagi pimpinan pengadilan dalam menjalankan kepemimpinan yang bersih, berwibawa, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Keikutsertaan Ketua Pengadilan Agama Tembilahan dalam kegiatan ini menegaskan komitmen institusi untuk mendukung kebijakan Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru serta Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam mewujudkan peradilan agama yang berintegritas, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penulis: Kontributor
Editor: Tim MariNews