Gandeng BAZNAS Kalbar, PTA Pontianak Hadirkan Solusi untuk Nafkah Istri dan Anak

PTA Pontianak berkoordinasi dengan BAZNAS Kalbar untuk mencari solusi nafkah keluarga prasejahtera terdampak perceraian melalui pemanfaatan zakat.
  • view 3506741
(Foto: PTA Pontianak gelar kunjungan koordinasi ke Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat | Dok. PTA Pontianak)
(Foto: PTA Pontianak gelar kunjungan koordinasi ke Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat | Dok. PTA Pontianak)

Pontianak - 5 Maret 2026. Melanjutkan rangkaian agenda strategis dalam upaya perlindungan hak perempuan dan anak, jajaran pimpinan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Pertemuan ini difokuskan pada pemetaan solusi kemanusiaan bagi keluarga prasejahtera yang terdampak oleh proses perceraian.

Isu utama yang diangkat dalam pertemuan ini adalah kendala ekonomi yang sering kali menjadi penghambat pelaksanaan putusan pengadilan terkait nafkah. PTA Pontianak memandang perlunya keterlibatan lembaga sosial keagamaan seperti BAZNAS sebagai jaring pengaman bagi masyarakat kurang mampu.

Sinergi ini dirancang untuk memberikan solusi bagi para kepala keluarga yang secara hukum memiliki kewajiban nafkah dan memiliki kemauan untuk menunaikannya, namun terkendala oleh kemampuan finansial yang terbatas. Melalui program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS diharapkan dapat menjadi jembatan solusi agar hak-hak dasar keluarga tetap terlindungi secara layak meski dalam kondisi ekonomi sulit.

Ketua PTA Pontianak, Candra Boy Seroza, menegaskan bahwa langkah ini merupakan manifestasi dari visi kemanusiaan lembaga peradilan. Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan keadilan sosial.

“Kami tidak hanya berfokus pada kepastian hukum di ruang sidang, tetapi juga pada realita kesejahteraan masyarakat setelahnya. Kolaborasi dengan BAZNAS adalah upaya nyata negara dan lembaga umat hadir untuk merangkul serta melindungi masa depan generasi penerus di Kalimantan Barat,” jelasnya.

Dengan terjalinnya koordinasi ini, tercipta sebuah integrasi peran yang kuat, PTA Pontianak dari sisi yuridis, Kanwil Kemenag Kalbar dari sisi pengawasan administrasi, dan BAZNAS Kalbar sebagai penyedia jaring pengaman sosial. Dukungan penuh dari BAZNAS Kalbar menjadi energi positif bagi terciptanya inovasi pelayanan publik yang komprehensif.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu meminimalisir dampak sosial dari perceraian dan memastikan bahwa kesejahteraan serta masa depan anak-anak di wilayah Kalimantan Barat tetap terjaga melalui dukungan sosial yang terukur dan tepat sasaran. (TimRed PTA Ptk)

Penulis: Kontributor
Editor: Tim MariNews